Di Bawah Tenda Darurat, Hari Pertama OMI Tingkat Kabupaten Manggarai Berlangsung Aman dan Lancar

Ruteng (Humas Manduma) — Pelaksanaan hari pertama Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Manggarai Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai, Pontius Mudin, pada Senin (7/9/2026).

Meskipun harus digelar di bawah tenda darurat di kompleks MAN 2 Manggarai akibat situasi masa tanggap darurat bencana Flores, semangat para peserta tidak surut untuk bersaing secara sportif.

OMI sendiri merupakan ajang kompetisi sains dan riset nasional resmi yang diselenggarakan tahunan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Ajang ini dibentuk sebagai wadah baru yang mengintegrasikan dua kompetisi bergengsi sebelumnya, yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MyRES)

Ketua Panitia OMI sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Manggarai, Ahmad Jauhari, menyampaikan bahwa ajang yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 September 2026 ini diikuti oleh total 94 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

“Peserta terdiri dari 36 siswa jenjang MA/SMA yang berkompetisi di bidang Biologi, Fisika, Kimia, Matematika, Geografi, dan Ekonomi. Kemudian jenjang MTs/SMP sebanyak 29 siswa untuk mata pelajaran IPA, IPS, dan Matematika, serta jenjang MI/SD sebanyak 29 siswa untuk mata pelajaran Matematika dan IPAS,” papar Jauhari.

Jauhari menjelaskan, OMI 2026 dirancang untuk meningkatkan minat siswa pada sains dan riset, menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat, mengidentifikasi bakat siswa untuk pembinaan lanjutan, serta mendorong budaya inovasi di lingkungan madrasah demi mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing global.

Dalam arahannya, Kakan Kemenag Kabupaten Manggarai, Pontius Mudin, mengapresiasi ketahanan seluruh pihak dan menekankan pentingnya makna dari kompetisi ini.

“Melalui OMI, kita berharap tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga mempunyai karakter yang kuat dan akhlak mulia. Kemenangan bukan tujuan akhir, melainkan proses belajar dan pengalaman yang kalian dapatkan. OMI adalah katalisator untuk mengukur daya saing dan cerminan wajah mutu layanan pendidikan madrasah kita,” tegas Pontius.

Selaku tuan rumah, Plh Kepala MAN 2 Manggarai, Husen Hajar, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kelancaran agenda ini hingga selesai.

“Kami berharap pelaksanaan kompetisi ini berjalan dengan baik. Sekolah telah menyiapkan fasilitas penunjang seoptimal mungkin agar para peserta dapat berjuang dengan nyaman meski dalam kondisi darurat,” ungkap Husen. (msr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Peserta OMI MAN 2 Manggarai Ting...
Himbauan Layanan Pembelajaran Se...

Prestasi

Muh Akram Ali Terpilih...
Medali Perak Mapel Aki...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Membaca Informasi atau Layanan MAN 2 Mangarai Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Membaca Informasi atau Layanan MAN 2 Mangarai Hanya Dalam Genggaman