MANGGARAI, NTT — Kabar membanggakan datang dari MAN 2 Manggarai. Salah seorang siswa berprestasi, Muh. Akram Ali, berhasil lolos sebagai peserta Parlemen Remaja DPR RI Tahun 2026 dan akan membawa nama Manggarai serta Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor B/11509/HM.03.03/9/2026 tentang Pengumuman Peserta Parlemen Remaja Tahun 2026.
Untuk menjadi peserta Parlemen Remaja, Akram harus melewati rangkaian seleksi yang diikuti ribuan pelajar dari seluruh Indonesia. Seleksi tersebut terdiri atas empat tahap, yakni registrasi peserta, penilaian esai dan video kampanye, tes psikotes, serta pendalaman profil kepemimpinan dan karakter melalui wawancara.
Parlemen Remaja merupakan program edukasi demokrasi DPR RI yang memberikan pengalaman langsung kepada pelajar untuk mengenal dunia keparlemenan, tugas dan fungsi DPR RI, serta proses pembentukan Undang-Undang. Peserta akan mengikuti berbagai simulasi kegiatan parlemen, seperti pembahasan Rancangan Undang-Undang, rapat kerja komisi, kunjungan kerja, hingga Rapat Paripurna DPR RI.
Bagi Akram, kesempatan tersebut menjadi momentum untuk belajar sekaligus menyuarakan aspirasi pelajar dari daerah.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada guru pembimbing, para guru, keluarga, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Saya berharap dapat belajar lebih banyak tentang demokrasi dan keparlemenan serta membawa aspirasi pelajar dari Manggarai dan NTT,” ungkap Akram.
Siswa kelas XII MAN 2 Manggarai ini juga tercatat sebagai penerima BRILiaN Scholarship dan peserta Program Pengabdi Muda 2026. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Akram dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Kepala MAN 2 Manggarai, Demasere, S.Pd mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Akram menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus bukti bahwa siswa dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Kegiatan Parlemen Remaja DPR RI 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026. Akram akan bergabung bersama pelajar terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari Manggarai untuk Indonesia, dari madrasah membawa aspirasi pelajar menuju parlemen.




